Kegiatan Operasi Mata Mata Tiongkok (2)

Untuk memahami bagaimana jaringan spionase Tiongkok bekerja maka dimulai dari apa yang menjadi tujuannya..

Tujuan

Bahwa untuk mengejar dan menyamakan keunggulan negara barat , tiongkok sama sekali tidak tertarik untuk berpikir sendiri menemukan keunggulannya. Tiongkok lebih tertarik mencuri sebanyak mungkin tehnologi Negara barat atau Negara lain yang mempunyai keunggulan itu dan berusaha menyempurnakannya melalui penggabungan informasi curian dari berbagai penjuru.

Pencurian bukan hanya mengenai tehnologi maju, bahkan untuk tehnologi yang sederhana sekalipun, Tiongkok lebih senang mencurinya ke seluruh dunia.

Dari proses pencurian, dikembangkan sendiri dan kemudian diproduksi untuk memukul balik tehnologi yang sudah ada.
Dengan tehnologi bajakannya yang tentu jauh lebih murah, diproduksi secara massal, untuk dipasarkan termasuk memasuki persaingan di Negara produsen tempat dia mencurinya.

Dengan demikian maka tiongkok berusaha mengambil keuntungan sebesar besarnya dan mengisi pundi pundi negaranya. Inilah esensi perang dagang Tiongkok dengan Amerika Serikat dan Negara barat lainnya juga dunia.

Pertimbangan utama mencuri lebih baik daripada meneliti karena jelas waktu dan biaya yang diperlukan disbanding dengan hasil yang didapatkan, jauh lebih sedikit tinimbang untuk menggunakan kecerdasan ilmuwannya sedari awal.

Itulah mengapa anggaran spionase tiongkok menjadi jauh lebih tinggi daripada anggaran riset dan developmentnya.

Nanti kita bahas lebih lanjut, namun ini dasarnya.

Kedua, bahwa untuk menanamkan pengaruh terhadap Negara Negara miskin dan atau tengah berkembang , Tiongkok akan berada di belakang rezim yang cenderung pro Tiongkok daripada sebaliknya. Campur tangan ini bukan hanya pasif . Melainkan bersifat pro aktif. Maka itu proses persaingan rezim pro tiongkok dan anti tiongkok tidaklah pernah berdiri sendiri. Selalu ada Tiongkok yang membelanya dengan diam diam.

Dalam proses ini kekuatan uang dan keuntungan pertukarannya menjadi titik tumpu utama. Dengan membela rezim pro tiongkok maka kemungkinan tiongkok akan mendapat nilai lebih.. Strategi “merampok rumah tetangga yang terbakar” ini salah satu cara yang lazim diterapkan Tiongkok.

Atas pembelaannya, rezim pro Tiongkok akan makin dalam terjerumus dalam genggaman sehingga tak bisa berbuat banyak atas penawaran kebijakan kebijakan Tiongkok, pun dimana hal tersebut bisa membahayakan kepentingan nasional secara jangka panjang.

Spionase berperan penting untuk mengidentifikasi kekuatan lawan, mengambil informasi strategis yang dapat mengeliminasi bahkan mematikan kekuatan oposisi rezim pro tiongkok . Dan tentu cara pengambilan dan penghancuran melalui berbagai cara legal atau illegal .

Ketertarikan tiongkok tidak hanya terhadap kekuatan dan keunggulan tehnologi militer, tetapi juga tehnologi pada umumnya, keadaan social dan bidang ekonomi strategis. Ini berarti semua bidang yang mempunyai informasi berharga dan berpotensi menguntungkan , di bidang tehnologi industry dan ceruk pasar , termasuk kondisi sosialnya berpotensi dicuri oleh Tiongkok, alias menjadi sasaran target spionase militer, industry dan sex spionase Tiongkok.

Potensi Target

Pejabat militer dan pemerintah, pensiunan sipil dan militer, pengusaha, ilmuwan, mahasiswa dan bahkan rakyat biasapun bila mempunyai informasi strategis di suatu bidang, suatu daerah, suatu kondisi, menjadi rawan sasaran tembak “silent operation” Tiongkok.

Bahkan kadang seseorang menjadi tidak sadar telah menjadi target sasaran operasi , mengingat licinnya metode operasi atau sebaliknya karena masifnya cara dan propaganda. Dua cara kerja yang biasa dilakukan secara bersamaan atau sebaliknya , tergantung pengamatan awal.

Dengan demikian instansi pemerintah dan militer, universitas dan akademi, lembaga pemikir (think thank), perusahaan menonjol , perusahaan yang berafiliasi dengan negara yang menggunakan tehnologi barat, lokasi kaya SDA, termasuk pula salah satunya dunia maya , menjadi titik titik sasaran operasi utama spionase Tiongkok.

Sumber Daya

Mengingat besarnya lingkup operasi mata mata Tiongkok, maka tentu membutuhkan kekuatan besar sumber daya untuk menjalankanya.

Siapa saja pelaku dan alasannya menjadi mata mata Tiongkok ? Bisa siapa saja. Dengan alasan MICE: Money, Ideology, Compromise or Coercion (tergantung sumbernya ), and Ego or Extortion (tergantung sumbernya ).

Uang, Idelogi, Kompromi atau Paksaan (tergantung sumbernya ) dan Ego atau Pemerasan (tergantung sumbernya )

Lainnya adalah RASCLS framework: Reciprocation, Authority, Scarcity, Commitment and Consistency, Liking, and Social Proof.

Lainnya adalah kerangka kerja RASCLS : Timbal-Balik, Wewenang, Kelangkaan, Komitmen dan Konsistensi, Menyukai, dan Bukti Sosial.

Yang lain menekankan peran ketidakpuasan, dendam, dan hubungan pribadi.

Namun demikian kunci daripada itu adalah . Pertama , punya hubungan etnis atau asimilisasinya dengan Tiongkok. Kedua , orang orang atau perusahaan yang tertarik atau tergoda pada kejayaan dan kekayaan yang diiming imingi Tiongkok, baik orang itu ada di dalam Tiongkok atau orang setempat di Negara mereka berasal. Ketiga , adalah ketika tertarik ingin menjalani kehidupan berbeda.

Hal yang pertama adalah hal yang terbesar. Rekrutmen bukan hanya etnis Cina di dalam negaranya sendiri ,lebih jauh termasuk etnis cina di perantauan berpotensi menjadi mata mata Tiongkok di seluruh dunia.

Adalah pendapat yang salah bila menganggap bahwa mata mata Tiongkok terkoordinasi dalam satu atau beberapa badan intelejen resmi yang dikoordinasi Negara seperti Nampak di Negara Negara barat.

Tidak demikian. Berbeda sama sekali. Doktrin Tentara Rakyat dan Rakyat adalah Tentara di satu sisi mensiratkan jumlah tak terbatas pelaku mata mata Negara. Di sisi lain menyatakan potensi tak terbatas dalam skema Ponzi untuk mendukung Tiongkok menjadi Penguasa Dunia…

Adi Ketu

Sumber berbagai sumber

Bersambung…

Kegiatan Operasi mata mata Tiongkok (1)
https://web.facebook.com/adi.ketu.3/posts/10211981718412848

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.