Data 1,95 juta anggota Partai Komunis China Bocor ke Publik. Apakah ada WNInya?

Kebocoran Database PKC telah mengungkap sejauh mana anggota Partai Komunis China telah tertanam di berbagai institusi negara dan swasta di Amerika Inggris dan Australia.

Anggota PKC itu berada di perusahaan farmasi, perusahaan riset, perusahaan pertahanan, universitas, perusahaan otomotif, termasuk raksasa perbankan ANZ Standard Chartered dan HSBC.

Menurut Daily Mail, database tersebut berisi informasi pribadi dari hampir dua juta anggota PKC yang berbasis di Shanghai.

Secara total, Partai Komunis China memiliki 92 juta anggota, puluhan ribu di antaranya tinggal dan beroperasi di luar China.

Apa yang menjadi luar biasa tentang database ini karena tidak hanya mengekspos orang-orang yang menjadi anggota Partai Komunis dan yang sekarang tinggal dan bekerja di seluruh dunia, dari Australia hingga Amerika Serikat hingga Inggris, tetapi juga luar biasa karena membuka rahasia tentang bagaimana partai beroperasi di bawah Presiden Xi Jinping.

Basis data ini diambil dari server PC di Shanghai dan diposting di Telegram dan kemudian dibagikan oleh seorang pembangkang China bekerjasama dengan Inter-Parliamentary Alliance on China (IPAC), sebuah kelompok lintas partai internasional terdiri lebih dari 150 legislator sebagai upaya kontra intelejen.

Oleh IPAC kemudian dibocorkan ke komunitas bipartisan internasional sebelum dikirim ke konsorsium organisasi media – Sunday’s Australian, UK’s Mail, Belgium De Standaard dan penerbit Swedia.

Data tersebut juga melaporkan bahwa daftar 1,95 juta aggota PKC mencakup lebih dari 600 anggota partai yang bekerja di Standard Chartered dan HSBC, 123 anggota partai yang bekerja di raksasa farmasi Pfizer dan AstraZeneca, akademisi yang melakukan penelitian di bidang teknik kedirgantaraan dan kimia di universitas, dan ratusan pihak. anggota yang bekerja di Airbus, Boeing dan Rolls-Royce yang merupakan bagian dari industri pertahanan Inggris.

Daftar itu juga mencakup “seorang peneliti di bidang teknik kedirgantaraan di universitas terkemuka yang juga bekerja untuk perusahaan swasta” serta seorang warga negara China yang bekerja di konsulat Inggris di Shanghai yang juga menampung tim petugas MI6 yang beroperasi di bawah perlindungan diplomatik.

Bekerja di konsulat memungkinkan anggota PKC untuk mengidentifikasi pejabat intelijen Inggris dan menyampaikan aktivitas dan keberadaan mereka kepada pemerintah China.

Fakta bahwa beberapa anggota penuh waktu Partai Komunis China bekerja di perusahaan farmasi Pfizer dan AstraZeneca menimbulkan pertanyaan tentang keamanan kekayaan intelektual, terutama informasi tentang vaksin COVID-19.

Kehadiran anggota PKC di perusahaan besar juga dapat meningkatkan risiko ancaman orang dalam terhadap data sensitif.

Surat Kabar Australian Newspaper bahkan mengungkap dengan jelas nama nama 1,95 juta anggota PKC yang dimaksud dari total 92 juta anggota aktif PKC.

Termasuk di dalamnya posisinya di PKC, tanggal lahir, kartu identitas nasional dan etnis, dan 79.000 cabangnya, banyak dari mereka menjadi bagian dari perusahaan, uniersitas dan juga agen pemerintah setempat.

Apakah ada nama orang warga negara Indonesia yang terdaftar di dalamnya? Silahkan buka sendiri di Names, role of CCP operatives revealed
https://www.theaustralian.com.au/subscribe/news/1

Apa pengaruh PKC terhadap Partai Politik di Indonesia?

Di bawah Xi salah satu kegiatan utama Departemen Internasional adalah menyelenggarakan sesi pelatihan bagi partai politik asing, terutama yang berasal dari negara-negara berkembang.

Dalam narasinya tidak mengatakan secara langsung bahwa otoriterisme itu baik.

Tetapi misinya jelas untuk mempromosikan kebajikan kepemimpinan yang kuat yang terpusat…

Pada akhir tahun 2017, Xi Jin Ping mengadakan konvensi di Beijing bergabung dengan para pemimpin dan anggota partai politik lainnya dari 120 negara.

Beberapa delegasi berasal dari negara demokrasi kaya seperti Jepang, Selandia Baru dan Amerika.(Kedua Partai: Republik dan Demokrat hadir.)

Sebagai catatan bahwa semua partai politik besar dan berpengaruh di Indonesia
(PDIP, GOLKAR, GERINDRA, PKB, PKS, PP, NASDEM) tengah atau pernah menjalin kerjasama dengan PKC.

Apakah ini termasuk juga perekrutan anggota partai menjadi agen PKC? entah..

Namun dampak yang paling terasa dalam kondisi sekarang adalah betapa cara cara China banyak ditiru dalam kebijakan operasional pemerintahan seperti pengawasan dan otoriter yang meningkat.

Upaya membungkam suara suara kritis dengan cara menuduh sebagai informasi palsu dan represi, termasuk di dalamnya cara cara menekan kelompok agama tertentu yang kritis terhadap kebijakan pemerintah.

Kebijakan mode seperti ini mirip cara China menekan Uyghur atau seperti represi kepada orang China kontra PKC dengan mengancam keluarganya dan mengawasi keberadaan penyumbang suara kritis melalui stasiun pengawasan global network di Karibia dan program Alibaba yang memungkinkan pengenalan wajah.

Mengenai pengaruh jalinan PKC dengan agen agen ekonomi WNI akan diungkap bertahap dan di lain waktu.

Sekian

Adi Ketu

Referensi:
Leaked files expose mass infiltration of UK firms by Chinese Communist Party including AstraZeneca, Rolls Royce, HSBC and Jaguar Land Rover
https://www.dailymail.co.uk/…/Leaked-files-expose-mass…

Membership in the Communist Party of China: Who is Being Admitted and How?
https://daily.jstor.org/communist-party-of-china/

Major leak ‘exposes’ members and ‘lifts the lid’ on the Chinese Communist Party
https://www.skynews.com.au/details/_6215946537001

Information of 1.9 Million members of Chinese Communist Party Members leaked
https://cybleinc.com/…/information-of-1-9-million…/

Names, role of CCP operatives revealed
https://www.theaustralian.com.au/subscribe/news/1

Shanghai Chinese Communist Party Member list
https://github.com/ccpdata/ShanghaiCCPMember

Inter-Parliamentary Alliance on China
https://ipac.global/#team

How CCP trains foreign politicians
https://www.economist.com/…/how-chinas-communist-party…

Partai-partai ini ‘mesra’ dengan Partai Komunis China

https://www.merdeka.com/…/partai-partai-ini-mesra…

https://www.liputan6.com/…/pkb-muhaimin-dikunjungi…

China is rolling out facial recognition for all new mobile phone numbers
https://edition.cnn.com/…/china-facial…/index.html

Alibaba facial recognition tech specifically picks out Uighur minority – report
https://www.reuters.com/…/alibaba-facial-recognition…

China accused of using Caribbean mobile networks to spy on US devices
https://telecoms.com/…/china-accused-of-using…/
dan sumber lainnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.